5 Tanaman Hias yang Bisa Meningkatkan Kualitas Udara di Rumah

Tanaman Hias Pembersih Udara

Seperti yang kita ketahui, udara yang bersih dan segar sangat penting bagi kesehatan. Oleh karena itu, memiliki tanaman hias di rumah bukan hanya untuk keindahan saja, tetapi juga untuk kesehatan. Berikut adalah 5 tanaman hias yang bisa membantu meningkatkan kualitas udara di rumah, Yuk simak artikel ini sampai selesai!

Pentingnya Menjaga Kualitas Udara di Rumah

Menjaga kualitas udara di rumah adalah hal yang sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan kita sehari-hari. Udara yang bersih dan segar di dalam rumah dapat membantu mencegah berbagai masalah kesehatan seperti alergi, asma, dan penyakit pernapasan lainnya. Selain itu, udara yang baik juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan produktivitas.

Ancaman Gangguan Kesehatan Jika Udara Rumah Tercemar

Udara yang tercemar di dalam rumah dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan kita. Banyak orang tidak menyadari bahwa udara di dalam rumah bisa jauh lebih buruk daripada udara di luar rumah. Beberapa gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat udara rumah yang tercemar antara lain:

1. Masalah pernapasan:

Udara yang tercemar di dalam rumah dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, terutama pada orang yang memiliki masalah pernapasan seperti asma atau alergi. Partikel-partikel yang terdapat dalam udara, seperti debu, serbuk sari, dan jamur, dapat memicu serangan asma atau alergi.

2. Infeksi saluran pernapasan:

Udara yang tercemar juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, seperti bronkitis atau pneumonia. Bakteri dan virus dapat bertahan dan berkembang biak di dalam udara yang tercemar, sehingga memperbesar kemungkinan terjangkitnya penyakit pernapasan.

3. Gangguan kulit:

Udara rumah yang tercemar juga dapat mempengaruhi kesehatan kulit. Partikel-partikel yang terdapat dalam udara dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat, ruam, atau iritasi kulit lainnya.

4. Masalah kesehatan jangka panjang:

Paparan jangka panjang terhadap udara rumah yang tercemar dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan kanker paru-paru. Zat-zat berbahaya seperti karbon monoksida, formaldehida, dan radon yang terdapat dalam udara rumah dapat merusak organ-organ tubuh kita jika terpapar dalam jangka waktu yang lama.

Untuk mengurangi ancaman gangguan kesehatan akibat udara rumah yang tercemar, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan.

  • Memiliki ventilasi yang baik untuk mengganti udara dalam ruangan secara teratur.
  • Menghindari merokok di dalam rumah, karena asap rokok dapat mencemari udara dan berdampak buruk pada kesehatan.
  • Membersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu dan partikel lain yang dapat mencemari udara. Terakhir, gunakan alat pembersih udara atau purifier untuk membantu menyaring udara di dalam rumah.

Dengan menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap bersih dan sehat, kita dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan yang disebabkan oleh udara rumah yang tercemar. Penting untuk selalu memperhatikan kualitas udara di sekitar kita, karena udara yang bersih merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan kita dan keluarga.

Fungsi Tanaman di Dalam Rumah

Tanaman di dalam rumah tidak hanya berfungsi sebagai hiasan yang mempercantik ruangan, tetapi juga memiliki manfaat dalam membersihkan udara. Beberapa tanaman memiliki kemampuan khusus untuk menyerap zat-zat berbahaya dan menjaga kualitas udara di dalam ruangan tetap segar.

Salah satu manfaat utama tanaman di dalam rumah adalah kemampuannya dalam menghilangkan polutan udara. Tanaman dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Beberapa tanaman juga memiliki kemampuan untuk menyerap zat-zat berbahaya seperti formaldehida, benzena, dan xylene yang dapat berasal dari bahan-bahan kimia dalam produk rumah tangga dan polusi udara luar.

Selain itu, tanaman juga dapat meningkatkan kelembaban udara di dalam ruangan. Beberapa jenis tanaman memiliki daun yang mampu menguapkan air melalui proses transpirasi. Hal ini dapat membantu menjaga kelembaban udara di ruangan yang seringkali menjadi kering akibat penggunaan alat pendingin udara atau pemanas.

Tanaman juga dapat membantu mengurangi kebisingan di dalam rumah. Beberapa jenis tanaman memiliki daun yang mampu menyerap suara dan meredam kebisingan. Hal ini sangat bermanfaat terutama jika Anda tinggal di daerah yang bising atau memiliki tetangga yang berisik.

Selain manfaatnya dalam membersihkan udara, tanaman di dalam rumah juga dapat memberikan efek relaksasi pada penghuninya. Melihat hijaunya daun tanaman dan merawatnya dapat memberikan rasa nyaman dan menenangkan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa keberadaan tanaman di dalam ruangan dapat mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi.

Dalam memilih tanaman untuk ditempatkan di dalam rumah, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan seperti pencahayaan, suhu, dan kelembaban ruangan. Pastikan tanaman yang dipilih sesuai dengan kondisi lingkungan di dalam rumah agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal.

Jadi, selain sebagai hiasan, tanaman di dalam rumah memiliki fungsi penting dalam membersihkan udara, meningkatkan kelembaban, meredam kebisingan, serta memberikan efek relaksasi bagi penghuninya. Tidak ada salahnya untuk menambahkan beberapa tanaman di dalam rumah Anda untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Rekomendasi Tanaman Hias Pembersih Udara di Rumah

Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman hias yang tak hanya cantik tapi juga mempunyai kegunaan sebagai pembersih udara karena menghasilkan banyak oksiden dan anti-polutan.

1. Spider Plant

spider plant

Tanaman Spider-Plant atau Chlorophytum Comosum adalah salah satu tanaman hias populer yang sering ditemukan di rumah atau kantor. Tanaman ini memiliki daun panjang yang menjuntai seperti laba-laba, sehingga mendapatkan nama “spider plant” atau “tanaman laba-laba”.

Spider-Plant memiliki banyak manfaat dan kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan favorit bagi banyak orang. Pertama, tanaman ini sangat mudah untuk dirawat dan tumbuh dengan baik di berbagai kondisi lingkungan. Spider-Plant mampu tumbuh baik dalam cahaya terang maupun cahaya redup, serta toleran terhadap suhu yang berbeda.

Selain itu, Spider-Plant juga memiliki kemampuan untuk membersihkan udara di sekitarnya dan membantu menyerap berbagai unsur kimia seperti formaldehida, karbon monoksida, dan xylene yang biasanya ditemukan di udara dalam ruangan. Dengan demikian, Spider-Plant dapat membantu meningkatkan kualitas udara di rumah atau kantor.

Spider-Plant juga memiliki kemampuan untuk menghilangkan racun dari tanah. Tanaman ini bisa menetralkan logam berat seperti timbal, kadmium, dan arsenik yang mungkin terdapat dalam tanah. Dengan demikian, Spider-Plant dapat membantu menjaga kualitas tanah dan lingkungan sekitarnya.

Selain manfaat kesehatan, Spider-Plant juga dapat memberikan sentuhan dekoratif yang menarik. Daun panjang dan menjuntai dari tanaman ini memberikan tampilan yang unik dan menarik. Tanaman ini juga dapat ditempatkan dalam pot gantung atau digantung di dinding, sehingga dapat menjadi hiasan yang menarik dalam ruangan.

Dalam merawat spider plant, pastikan untuk memberikan cukup cahaya, tetapi hindari sinar matahari langsung yang dapat membakar daunnya. Tanaman ini juga membutuhkan penyiraman yang cukup, tetapi jangan terlalu banyak agar tidak membuat akar busuk. Selain itu, spider plant juga dapat diberi pupuk secara teratur untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatannya.

Kesimpulannya, Spider-Plant adalah tanaman hias yang populer dan memiliki banyak manfaat. Selain memberikan sentuhan dekoratif yang menarik, tanaman ini juga dapat membersihkan udara dan menghilangkan racun dari tanah. Dengan perawatan yang tepat, Spider-Plant dapat tumbuh dengan baik dan menjadi tambahan yang menyegarkan dalam ruangan Anda.

2. Lidah Mertua atau Sansevieria

sansiviera

Lidah Mertua yang dikenal juga dengan nama Sansevieria merupakan tanaman hias yang banyak digemari para penghobi tanaman.. Tanaman ini memiliki daun yang tebal, tegak, dan berbentuk pedang. Lidah mertua memiliki berbagai varietas dengan pola dan warna daun yang berbeda-beda, seperti lidah mertua variegata dengan daun berwarna kuning muda dan hijau gelap.

Salah satu alasan mengapa lidah mertua menjadi populer adalah karena kemampuannya dalam memurnikan udara. Tanaman ini membantu menetralkan polusi dan menghasilkan oksigen, sehingga membuat udara di sekitarnya menjadi lebih segar dan bersih. Selain itu, lidah mertua juga diketahui dapat mengurangi kelembaban udara, sehingga cocok ditempatkan di ruangan yang lembap.

Lidah mertua merupakan tanaman yang relatif mudah perawatannya. Sansiviera tumbuh baik di berbagai kondisi cahaya, mulai dari sinar matahari langsung hingga cahaya redup. Namun, sebaiknya hindari penempatan lidah mertua di tempat yang terlalu gelap karena bisa membuat pertumbuhannya terhambat.

Untuk penyiraman, lidah mertua tidak membutuhkan banyak air. Cukup siram tanaman ini secara teratur, tetapi pastikan tanahnya sudah kering sebelum disiram kembali. Terlalu banyak air dapat menyebabkan akar tanaman membusuk. Selain itu, lidah mertua juga tidak membutuhkan pupuk yang terlalu banyak. Pupuk sekali dalam sebulan sudah cukup untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan tanaman ini.

Jika Anda ingin menggantung lidah mertua, pastikan Anda menggunakan pot yang cukup besar dan kuat. Lidah mertua memiliki sistem akar yang kuat dan dapat tumbuh cukup besar. Jadi, pastikan pot yang Anda gunakan dapat menampung pertumbuhan tanaman dengan baik.

Lidah mertua juga dapat menjadi tanaman indoor yang menarik. Anda dapat menempatkannya di ruang tamu, kamar tidur, atau kantor Anda. Selain memberikan sentuhan hijau yang segar, lidah mertua juga dapat memberikan nuansa alami dan menenangkan di sekitar Anda.

Dengan perawatan yang tepat, lidah mertua dapat tumbuh subur dan tetap indah. Jadi, jika Anda mencari tanaman hias yang mudah perawatannya dan memiliki manfaat untuk kualitas udara, lidah mertua bisa menjadi pilihan yang tepat.

3. Devil’s Ivy

devil's ivy

Devil’s Ivy atau juga dikenal dengan nama Epipremnum Aureum juga salah satu tanaman yang cukup digemari pecinta taman. Tanaman ini memiliki daun hijau mengkilap yang indah dan tumbuh merambat, membuatnya menjadi pilihan yang sempurna untuk ditempatkan di dalam ruangan.

Devil’s Ivy dikenal sebagai tanaman yang sangat mudah perawatannya, tanaman in mampu berkembang baik di tempat yang memiliki sinar matahari terang maupun di tempat yang teduh. Namun, hindari meletakkannya di bawah sinar matahari langsung yang terlalu terik.

Untuk merawat Devil’s Ivy, pastikan untuk memberikan air secukupnya. Sebaiknya, tunggu hingga tanah mengering sebelum memberikan air kembali. Jangan terlalu sering membasahi tanah, karena dapat menyebabkan akar membusuk. Selain itu, jangan lupa untuk memberikan pupuk secara teratur agar tanaman tetap sehat dan subur.

Salah satu kelebihan Devil’s Ivy adalah kemampuannya untuk membersihkan udara di dalam ruangan. Devil’s Ivy mengurangi beberapa zat berbahaya seperti formaldehida, xylene, dan benzene yang sering ditemukan dalam bahan kimia rumah tangga. Oleh karena itu, Devil’s Ivy adalah pilihan yang baik untuk ditempatkan di dalam ruangan, terutama di area yang kurang ventilasi.

Jika Anda ingin menanam Devil’s Ivy, pastikan untuk memberikan dukungan berupa tiang atau tali agar tanaman dapat merambat dengan baik. Anda juga dapat memotong tunas yang terlalu panjang untuk menjaga bentuk dan ukuran tanaman tetap rapi.

Dalam hal perawatan, Devil’s Ivy tidak terlalu rentan terhadap hama dan penyakit. Namun, jika Anda melihat adanya serangga atau daun yang terinfeksi, segeralah tangani dengan membersihkan daun yang terkena atau menggunakan insektisida yang aman bagi tanaman.

Jadi, jika Anda mencari tanaman hias yang menarik dan mudah dirawat, Devil’s Ivy bisa menjadi pilihan yang tepat.

4. Aglaonema

aglaonema

Aglaonema adalah salah satu jenis tanaman hias yang sangat populer di Indonesia. Tanaman ini dikenal dengan daunnya yang indah dan beraneka ragam warna serta bentuknya yang menarik. Aglaonema berasal dari daerah tropis Asia, seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Salah satu alasan mengapa Aglaonema begitu populer adalah karena keindahan daunnya yang memikat. Daun Aglaonema memiliki berbagai macam pola dan warna, mulai dari hijau dengan bercak-bercak putih, merah muda, hingga kuning. Hal ini membuat Aglaonema menjadi pilihan yang tepat untuk menghiasi ruangan dalam rumah atau kantor.

Selain keindahan daunnya, Aglaonema juga memiliki beberapa keunggulan lain sebagai tanaman hias. Pertama, tanaman ini termasuk dalam kategori tanaman indoor, sehingga cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan dengan cahaya yang terbatas. Aglaonema juga tahan terhadap udara kering, sehingga tidak memerlukan banyak perawatan. Anda hanya perlu menyiramnya secara teratur dan menjaga kelembapan tanahnya.

Aglaonema juga dikenal sebagai tanaman yang memiliki kemampuan untuk menyaring udara, membantu menghilangkan polutan yang akhirnya membantu memperbaiki kualitas udara di sekitarnya. Oleh karena itu, Aglaonema sangat cocok ditempatkan di ruangan-ruangan yang sering terpapar polusi, seperti kantor atau ruang tamu.

Untuk merawat Aglaonema, Anda perlu menempatkannya di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung. Jangan menempatkannya di bawah sinar matahari langsung karena dapat merusak daunnya. Pastikan tanahnya tetap lembab dengan menyiraminya secara teratur, namun hindari terlalu banyak air agar tidak membuat akar busuk.

Aglaonema juga dapat diperbanyak dengan cara stek batang atau pemisahan rimpang. Anda dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Dalam memilih Aglaonema, pilihlah tanaman yang memiliki daun yang sehat dan tidak ada tanda-tanda penyakit atau serangga. Perhatikan juga kecocokan Aglaonema dengan kondisi lingkungan di rumah atau kantor Anda.

Dengan keindahan dan manfaatnya, Aglaonema dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menghiasi ruangan Anda.

5. Bunga Krisan

krisan

Bunga Krisan, juga dikenal sebagai krisan atau krisantemum, merupakan salah satu jenis bunga yang populer di Indonesia. Bunga ini memiliki bentuk dan warna yang indah, menjadikannya pilihan yang sempurna untuk berbagai acara dan dekorasi.

Krisan biasanya memiliki kelopak bunga yang tebal dan daun yang berwarna hijau segar. Bunga ini tersedia dalam berbagai warna seperti putih, kuning, merah, ungu, dan merah muda. Beberapa varietas krisan bahkan memiliki bunga dengan kombinasi warna yang menarik.

Krisan, atau yang juga dikenal sebagai bunga krisan, tidak hanya memiliki keindahan yang memukau, tetapi juga memiliki manfaat dalam mengurangi polusi udara. Bunga krisan memiliki kemampuan alami untuk menyaring polutan yang terdapat di udara, sehingga dapat membantu membersihkan udara di sekitarnya.

Bunga krisan mengandung senyawa yang disebut fitoncida, yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Senyawa ini membantu membersihkan udara dari bakteri, jamur, dan partikel-partikel lain yang dapat menyebabkan polusi udara. Dengan menanam bunga krisan di dalam atau di sekitar rumah, kita dapat mengurangi jumlah polutan di udara yang kita hirup.

Selain itu, bunga krisan juga dapat menyerap senyawa kimia berbahaya seperti formaldehida, benzena, dan xylene yang biasanya terdapat di udara dalam ruangan. Senyawa-senyawa ini berasal dari bahan-bahan seperti cat, pembersih, dan bahan-bahan kimia lainnya yang sering digunakan di dalam rumah. Dengan menanam bunga krisan di dalam ruangan, kita dapat membantu mengurangi paparan terhadap senyawa-senyawa berbahaya ini.

Tidak hanya itu, krisan juga memiliki efek relaksasi dan dapat membantu mengurangi stres. Aroma khas bunga krisan diketahui memiliki efek menenangkan dan dapat membantu meredakan kecemasan. Dengan menanam bunga krisan di halaman rumah atau di dalam ruangan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan menenangkan.

Dalam mengurangi polusi udara, bunga krisan dapat menjadi salah satu solusi yang alami dan efektif. Selain memberikan keindahan visual, krisan juga memberikan manfaat kesehatan dengan menyaring polutan udara dan mengurangi paparan terhadap senyawa kimia berbahaya. Jadi, tidak ada salahnya untuk menanam bunga krisan di sekitar rumah atau di dalam ruangan agar udara yang kita hirup lebih bersih dan segar.

Krisan juga memiliki kelebihan dalam perawatannya. Bunga ini tahan lama dan dapat bertahan hingga beberapa minggu dengan perawatan yang tepat. Untuk menjaga krisan tetap segar, pastikan untuk menyiramnya secara teratur dan menjauhkannya dari sinar matahari langsung.

Itulah lima tanaman hias yang bisa meningkatkan kualitas udara di rumah. Selain memberikan keindahan, tanaman-tanaman ini juga dapat membantu mengurangi polusi udara dan memberikan udara yang lebih segar dan sehat di dalam rumah. Jangan ragu untuk menambahkan tanaman-tanaman ini di rumah Anda dan rasakan manfaatnya!

Post Terbaru

Kategori

Tags: