4 Ide Bisnis Properti Minim Modal Untuk Milenial dan Gen Z

ide bisnis properti anak muda

Bisnis properti merupakan bisnis dengan transaksi besar hingga milyaran dan keuntungan dari transaksinya secara nominal sangat menggiurkan. Banyak yang beranggapan bahwa untuk berbisnis properti memerlukan modal yang besar.

Hal ini tidak sepenuhnya benar.

Melalui artikel ini, kami akan memberikan beberapa ide kreatif untuk Anda generasi millenial dan Gen-Z untuk bisa mulai berbisnis properti dengan modal yang sangat kecil.

Tidak ada garansi kesuksesan di setiap bisnis, namun yang harus Anda garansi adalah semangat untuk terus maju dan tidak menyerah ditengah jalan.

Berikut ini adalah 4 Ide Bisnis Properti Minim Modal

  1. Platform Marketplace Properti Multifungsi:

    • Konsep: Membangun platform online yang menggabungkan berbagai layanan properti, antara lain jual beli properti, sewa kamar, dan kos-kosan, dalam satu tempat yang nyaman diakses.
    • Keuntungan: Pemilik properti dapat memasarkan properti mereka dalam berbagai kategori, sementara calon pembeli atau penyewa dapat menjelajahi pilihan hunian yang beragam dalam satu platform.
    • Pendekatan: Mengembangkan platform yang intuitif, memiliki fitur pencarian canggih, dan mendorong partisipasi pemilik properti serta calon penyewa/pembeli untuk menciptakan ekosistem yang aktif. Anda memerlukan partner untuk mengembangan sistem/aplikasinya, dan Anda sendiri bisa berperan sebagai marketing untuk akuisisi pemilik properti dan calon pengguna platformya. Jika ada anggaran, Anda bisa outsourcekan saja pekerjaan tersebut.
  2. Kavling Tanah Kolaborasi dengan Konsep Baru:

    • Konsep: Menggabungkan konsep kavling tanah dengan elemen tambahan yang menarik, seperti area terbuka, fasilitas komunitas, atau desain yang inovatif. Anda juga bisa membuat kavling tematik seperti perumahan dengan nuansa Bali, Eropa, Jepang, dll.
    • Keuntungan: Membuat kavling yang lebih menarik bagi pembeli dengan nilai tambah yang unik, menghasilkan minat dan permintaan yang lebih tinggi.
    • Pendekatan: Meneliti tren properti yang sedang populer dan bekerjasama dengan arsitek atau desainer untuk menghasilkan konsep kavling yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Anda juga bisa bekerjasama dengan developer properti yang mempunyai modal untuk mengembangkan area kavling tersebut menjadi perumahan.
  3. Kolaborasi Playground dan Penitipan Anak dengan Area Bisnis:

    • Konsep: Menggabungkan ruang bermain anak-anak yang aman dan menarik dengan area yang dapat digunakan untuk pertemuan bisnis atau acara-acara. Orang tua saat ini makin sibuk dan kewalahan mengurus anak sambil bekerja, mereka tetap ingin anak senang dan produktif tanpa harus selalu didampingi. Playground merupakan sarana bagus hiburan anak yang mencegah anak terpapar gadget karena bosan.
    • Keuntungan: Memberikan layanan bermain yang berkualitas bagi anak-anak sambil memberikan tempat berkumpul atau bekerja bagi orang tua.
    • Pendekatan: Bekerjasama dengan pengusaha tempat dan investor yang tertarik pada konsep yang menjawab kebutuhan keluarga dan bisnis. Bekerjasama dengan pemilik properti untuk memaksimalkan propertinya sehingga menjadi sumber penghasilan baru. Anda bisa menghubungi pemilik-pemilik ruko/tempat yang memasang tanda disewakan atau dijual. Jangan lupa carikan juga investornya untuk renovasi dan pengadaan peralatannya. Bisa juga menggunakan cara crowdsourcing selama jelas pembagian keuntungannya.
  4. Jasa Digital Marketing Spesialis Properti:

    • Konsep: Menawarkan layanan pemasaran digital yang mencakup berbagai jenis properti, membantu pemilik properti meningkatkan visibilitas dan penjualan.
    • Keuntungan: Menyediakan solusi efektif dalam pemasaran bagi berbagai tipe properti, meningkatkan permintaan dan potensi penjualan.
    • Pendekatan: Menggabungkan pengetahuan tentang industri properti dan keterampilan pemasaran digital untuk membantu pemilik properti dalam mempromosikan properti mereka melalui media online. Anda bisa bekerjasama dengan banyak agen properti dan tenaga digital marketing yang handal.

Demikian 4 ide bisnis properti yang bisa diterapkan untuk Anda generasi millenial dan Gen-Z. Ide diatas seharusnya minim modal dan membutuhkan ketekunan dan kreativitas Anda untuk merealisasikannya.

Jika Anda mencoba menawarkan kerjasama dan mengalami penolakan, hal itu sangatlah wajar dan justru bagus sebagai pengalaman belajar. Ingatlah dari 100 penawaran mungkin hanya beberapa orang yang tertarik dengan konsep Anda asalkan disusun dengan detail dan rinci, serta jelas pembagian keuntungan dan pembagian kerjanya.

Selamat mencoba!

Post Terbaru

Kategori