Memilih Tempat Tinggal di Kos, Apartemen, atau Sewa Rumah?

Tempat tinggal merupakan kebutuhan pokok bagi semua orang. Namun, pekerja, mahasiswa, atau pekerja WFA yang tidak tinggal secara permanen karena mobilitas tinggi dan lokasi yang jauh. Mereka harus mencari tempat tinggal sementara yang fleksibel dan sesuai dengan keuangan mereka.

Di pasar properti, terdapat 3 jenis tempat tinggal, seperti kos, apartemen, hingga sewa rumah. Setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan yang akan dialami saat tinggal di salah satu tempat. Jadi, bagaimana cara memilih tempat tinggal yang tepat? Strategis.id akan memberi tahu beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih kos, apartemen, atau sewa rumah.

Baca juga: Mending Kontrak atau Beli Rumah? Yang Mana Lebih Menguntungkan?

Faktor Apa Saja yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Kos?

Kos merupakan tempat tinggal yang mudah ditemukan di kota besar dan disewa dengan harga yang relatif murah. Fasilitas kamar kos yang Anda biasanya dapat adalah tempat tidur, meja dan kursi, lemari, dan kipas angin atau AC. Beberapa kos juga menyediakan fasilitas bersama seperti kamar mandi sendiri, dapur bersama, internet dan parkir.

Baca juga: Apa Bedanya Kost dan Kontrakan Secara Umum? Yuk Simak Lebih Lanjut!

Berikut adalah beberapa keuntungan dan kerugian dari memilih kos sebagai tempat tinggal:

Keuntungan:

  • Biaya lebih murah. Kos biasanya memiliki harga sewa yang lebih terjangkau dibandingkan dengan apartemen atau sewa rumah. Harga sewa kos dimulai dari Rp 1 juta sampai 3 juta per bulan. Harga sewa tersebut biasanya sudah termasuk biaya listrik, air, dan internet, sehingga Anda tidak perlu repot mengurus tagihan.
  • Lebih praktis dan fleksibel. Kontrak sewa kamar kos biasanya tidak memiliki durasi yang lama, sehingga Anda bisa membayar sewa per hari, per minggu, atau per bulan. Anda juga tidak perlu repot memindahkan banyak barang, karena kos sudah menyediakan perabotan dasar. Sewa kamar kos bisa menjadi pilihan yang hemat dan efisien.

Kerugian:

  • Tidak memiliki privasi. Kos adalah tempat tinggal yang bersifat kolektif, karena Anda akan tinggal di kamar yang berdekatan dengan penghuni lain. Anda tidak bisa bebas merenovasi kamar Anda dengan leluasa, karena ada aturan dari pemilik kos. Anda juga melakukan kegiatan yang dapat mengganggu privasi dan kenyamanan penghuni lain.
  • Fasilitas terbatas. Fasilitas kos dibuat hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar penghuni dengan harga murah. Kos tidak memiliki fasilitas mewah seperti kolam renang, gym, atau taman yang sejuk. Anda juga harus berbagi fasilitas bersama seperti kamar mandi, dapur, atau ruang tamu dengan penghuni lain. Ukuran kamar kos juga kecil dan hanya cukup untuk 1 sampai 2 orang maksimal.
  • Keamanan yang kurang. Kos biasanya berada di lokasi yang padat penduduk, sehingga lokasi kos rawan terhadap pencurian. Hal ini terjadi dikarenakan, kos jarang memiliki sistem keamanan CCTV, alarm, atau satpam. Anda juga harus kunci kamar kos Anda dan jangan menaruh barang berharga di dalam kamar.

 

Faktor Apa yang Perlu Dipertimbangkan Kalau Memilih Sewa Apartemen?

Sewa apartemen biasanya dilakukan oleh pasangan yang baru menikah dan pekerja yang memiliki gaji di atas rata-rata. Mereka mampu membayar lebih untuk ruangan yang lebih luas, fasilitas yang lebih memadai, dan keamanan lebih. Unit apartemen biasanya menawarkan kamar yang sudah lengkap dengan ranjang, lemari, meja dan kursi, TV, kulkas, kompor, dan AC. Berikut adalah beberapa keuntungan dan kerugian dari memilih apartemen sebagai tempat tinggal:

Keuntungan:

  • Privasi lebih. Anda tidak perlu berbagi ruangan dan fasilitas dengan orang lain. Anda bisa bebas melakukan apapun di unit Anda, selama tidak mengganggu kenyamanan penghuni lain. Tetapi Anda juga harus mengikuti aturan dari building management, seperti tidak bisa renovasi unit apartemen. 
  • Fasilitas apartemen yang lebih lengkap. Fasilitas apartemen biasanya menawarkan fasilitas yang lebih lengkap dan memadai dibandingkan dengan kos. Anda biasanya dapat menikmati fasilitas seperti kolam renang, gym, taman bermain, dan parkir yang lebih luas. Anda juga bisa menikmati fasilitas pribadi seperti kamar mandi, dapur, atau ruang tamu. Beberapa apartemen mewah memiliki pusat perbelanjaan, kantor, kesehatan, atau tempat hiburan. 
  • Keamanan lebih terjamin. Apartemen biasanya memiliki sistem keamanan yang canggih, seperti CCTV, alarm, atau satpam. Anda tidak perlu khawatir tentang keamanan kamar apartemen Anda, karena sudah dilindungi oleh sistem tersebut. Anda juga tidak perlu khawatir tentang keamanan barang-barang berharga Anda, karena sudah disimpan di dalam kamar apartemen Anda yang terkunci.

Kerugian:

  • Biaya lebih mahal. Apartemen biasanya memiliki harga sewa yang lebih mahal dibandingkan sewa kos atau rumah. Selain itu, Anda juga harus membayar biaya tambahan seperti biaya listrik, air, internet, parkir, maintenance, dan pajak PBB. Anda juga harus membayar uang muka atau deposit di depan yang jumlahnya cukup besar, sebelum Anda dapat menyewa unit apartemen.
  • Tidak terlalu fleksibel dalam pengurusan admin dan durasi sewa. Apartemen biasanya memiliki durasi sewa yang cukup lama dalam kontrak mulai dari 6 bulan sampai 1 tahun. Sehingga Anda tidak bisa pindah dengan mudah jika ingin mencari tempat yang lebih baik. Anda juga harus mengurus dokumen untuk administrasi seperti surat perjanjian, identitas diri, dan bayar uang muka.
  • Harus mengurus perawatan unit apartemen. Anda harus bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan keutuhan kondisi unit apartemen Anda. Jika Anda tidak menjaganya, Anda bisa dikenakan denda atau sanksi oleh pemilik atau pengelola apartemen. Anda juga harus mengurus perbaikan atau penggantian perabotan atau peralatan yang rusak, yang menambah biaya sewa.

 

Apa Sajakah Faktor yang Dipertimbangkan Saat Sewa rumah?

Sewa rumah adalah tempat tinggal yang berbentuk bangunan mandiri yang disewakan. Sewa rumah biasanya menawarkan kamar yang sudah dilengkapi dengan perabotan dasar, seperti tempat tidur, lemari, meja, kursi, dan kipas angin atau AC. Beberapa sewa rumah juga menyediakan fasilitas tambahan seperti kamar mandi, dapur, ruang tamu, dan parkir.

Berikut adalah beberapa keuntungan dan kerugian dari memilih sewa rumah sebagai tempat tinggal:

Keuntungan:

  • Lebih privasi. Sewa rumah adalah tempat tinggal yang bersifat mandiri, yang berarti Anda tidak harus berbagi ruang dan fasilitas dengan penghuni lain. Anda bisa bebas melakukan apa saja di kamar sewa rumah Anda, tanpa harus mengikuti aturan atau batasan yang ketat. Anda juga bisa menikmati privasi dan kenyamanan Anda sendiri, tanpa harus diganggu oleh kegaduhan atau keributan.
  • Fasilitas lebih lengkap. Sewa rumah biasanya menawarkan fasilitas yang lebih lengkap dan variatif dibandingkan dengan kos atau apartemen. Anda bisa menikmati fasilitas pribadi seperti kamar mandi, dapur, atau ruang tamu, yang bisa memenuhi kebutuhan Anda lebih baik. Anda juga bisa menambahkan perabotan atau dekorasi sesuai dengan selera Anda, karena kamar sewa rumah sudah ditentukan oleh pemilik atau pengelola sewa rumah.
  • Lingkungan lebih kondusif dan aman. Sewa rumah biasanya berada di lokasi yang lebih tenang dan nyaman, sehingga Anda bisa menghindari masalah seperti kemacetan, polusi, atau kebisingan. Anda juga bisa menikmati lingkungan yang lebih bersih, sejuk, dan nyaman, karena sewa rumah biasanya memiliki sistem ventilasi dan pengelolaan sampah yang baik. Anda juga bisa berinteraksi dengan tetangga yang memiliki latar belakang dan gaya hidup yang serupa dengan Anda, sehingga Anda bisa membangun jaringan sosial yang positif.
  • Lebih fleksibel. Sewa rumah biasanya memiliki kontrak sewa yang lebih fleksibel dibandingkan dengan apartemen. Anda bisa menegosiasikan harga sewa, durasi sewa, atau fasilitas yang Anda inginkan dengan pemilik atau pengelola sewa rumah. Anda juga bisa merenovasi atau mengubah tampilan kamar sewa rumah Anda sesuai dengan keinginan Anda, asalkan mendapat izin dari pemilik atau pengelola sewa rumah.

Kerugian:

  • Biaya lebih mahal. Sewa rumah biasanya memiliki harga sewa yang lebih mahal dibandingkan dengan kos atau apartemen. Selain itu, Anda juga harus membayar biaya tambahan seperti biaya listrik, air, internet, parkir, atau maintenance, yang bisa meningkatkan beban keuangan Anda. Anda juga harus membayar uang muka atau deposit, yang biasanya cukup besar, sebelum Anda bisa menempati kamar sewa rumah Anda.
  • Membutuhkan perawatan rumah lebih. Anda harus bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kerapihan kamar sewa rumah Anda, serta bagian-bagian lain dari rumah, seperti halaman, atap, atau pagar. Anda juga harus mengurus perbaikan atau penggantian perabotan atau peralatan yang rusak, yang bisa menambah biaya Anda. Anda juga harus berhati-hati dengan hama atau binatang liar yang bisa masuk ke dalam rumah, seperti tikus, kecoa, atau ular.

 

Pilihan tempat tinggal yang tepat tergantung pada kebutuhan dan kondisi keuangan masing-masing orang. Jika Anda memiliki anggaran yang terbatas dan ingin memiliki fleksibilitas untuk pindah, maka kos bisa menjadi pilihan yang tepat. Jika Anda menginginkan lebih banyak privasi dan fasilitas, maka apartemen bisa menjadi pilihan yang tepat. Jika Anda menginginkan lebih banyak fleksibilitas dan bisa merenovasi rumah sesuai keinginan, maka sewa rumah bisa menjadi pilihan yang tepat.

Demikian artikel yang saya buat untuk Anda. Semoga bermanfaat dan membantu Anda dalam memilih tempat tinggal yang sesuai.